8 Lembaga Pengendalian Sosial di Masyarakat

lembaga-pengendalian-sosial

lembaga-pengendalian-sosial

 

Pada pembahasan kali ini kita masih membahas tentang pengendalian sosial yang ada dalam masyarakat, setelah sebelumnya kita telah membahas tentang cara pengendalian sosial dalam masyarakat. Untuk kali ini kita akan membahas tentang lembaha pengendalian sosial yang ada dalam masyarakat.

Menurut kalian, siapakah yang berhak memberikan sanksi kepada siswa sekolah apabila datangnya telambat? Sudah pasti yang akan memberikan hukuman adalah guru piket atu guru BK (bimbingan konseling) yang memiliki hak untuk memberikan hukuman. Guru piket ataupun guru BK itulah yang disebut dengan agen pengendalian sosial atau lembaga pengendalian sosial. Setiap orang memang dapat menjadi agen dalam pengendalian sosial tetapi tidak jarang ada lembaga yang menjadi pengendalian sosial. Lembaga pengendalian sosaial yang ada pada masyarakat diantaranya.

 

Lembaga Pengendalian Sosial

1. Keluarga

Keluarga merupakan suatu kelompok primer yang bertanggung jawab terhadap proses pembentukan kepripadian individu. Keluarga juga menjadi termpat pertama bagi suatu individu dalam mempelajadi suatu kehidupan sosial.

Salam sebuah keluarga terdapat intensitas pertemuan yang tinggi, sehingga setiap anggota keluarga dapat mengawasi anggota kaluarga yang lainnya juga. Kedekatan serta intensitas pertemuan yang tinggi dalam sebuah keluarga dapat mencegah individu ketika akan melakukan tindakan yang menyimpang.

 

2. Lembaga Pendidikan

lembaga pendidikan sangatlah mimiliki peran yang sangat penting dalam masyarakat. Dengan adanya pendikan, seseorang akan dapat memperolah ketrampilan serta pengetahuan. Selama ini mungkin lembaga pendidikan sangat identik dengan lembaga formal seperti, sekolah. Padahal sebenarnya pendidikan tidak hanya terbatas pada kegiatan yang ada di sekolah. Pendidikan memiliki peranan dalam upaya pembentukan kekuatan sepiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribagian, kecerdasan dan akhlak yang mulia dan juga harus memiliki ketrampilan dalam setiap individu.

Lembaga pendidikan merupakan salah satu tempat untuk melaksanakan proses pengendalian sosial di lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Dengan pendidikan yang ada di sekolah maka akan dapat ditanamkan nilai karakter dan nilai religius yang mengarah terhadap perilaku peserta didik agar nantinya tidak bertentangan dengan norma sosial.

Proses penanaman nilai dan norma tersebut selain diajarkan dalam pembelajaran juga harus dipraktekkan dalam lingkungan sekolah.

Penanaman nilai dan norma di sekolahan menjadi salah satu cara untuk dapat mengenalkan pengendalian sosial terhadap peserta didik.

 

3. Tokoh Masyarakat

Tokoh masyarakat dapat diartikan sebagai salah seorang yang memiliki kekuatan untuk dapat mempengaruhi perilaku lingkungan masyarakat yang ada disekitarnya. Pihak yang dapat dikatakan sebagai tokoh masyarakat mencakup posisi seseorang tersebut dalam masyarakat, seperti tokoh adat, tokoh agama, cendikiawan dll. Selain itu, tokoh masyarakat juga sering kali menjadi panutan dan teladan dari masyarakat sekitar. Oleh karena itu proses pengendalian sosial yang dilakukan oleh tokoh masyarakat cenderung sangat dipatuhi oleh masyarakat.

 

4. Lembaga Agama

Lembaga agama akan memberikan pedoman terhadap setiap individu untuk bertingkah sesuai dengan ajaran agamanya masing-masing. Setiap agama tentunya mengajarkan nilai-nilai yang positif yang sudah dijamin kebenarannya untuk mengarahkan perilaku umatnya.

Agama akan mengarahkan setiap umatnya untuk selalu berbuat kebaikan dan menjauhi larangan agama. Dan tidak ada agama yang mengajarkan nilai-nilai negatif kepada umatnya. Pengendalian perilaku dalam agama adalah menanamkan kepercayaan terhadap adanya pahala dan dosa.

Pemeluk agama yang melakukan tindakan kebaikan maka akan mendapatkan pahala, sedangkan yang melakukan keburukan akan mendapatkan dosa.

Lembaga agama menjadi sangat efektif dalam upaya pengendalian sosial karena terdapat nilai-nilai kepercayaan yang mendorong umatnya untuk mentaati ajaran agamanya.

 

5. Lembaga Adat

Lembaga adat juga menjadi alat dalam pengendalian sosial yang ada dalam masyarakat. Lembaga adat akan memuat nilai, adat istiadat dan norma yang ada dalam masyarakat setempat. Nilai, adat istiatad serta norma yang digunakan sebagai standar pola perilaku.

Seseorang yang melanggar aturan adat akan mendapatkan sanksi dari ketua adat dan masyarakat suatu daerah tersebut.

 

6. Pengadilan

Pengadilan merupakan suatu badan atau suatu instansi yang resmi yang melaksanakan sistem peradilan yaitu berupa memeriksa, mengadili serta memutuskan suatu perkara. Adapun peradilan adalah sebuah proses dalam rangka untuk menegakkan hukum dan keadilan  dan mencari proses keadilan.

Badan peradilan yang tertinggi di Indonesia adalah Mahkamah Agung, sedangkan badan peradilan dibawah Mahkamah Ahung adalah Badan Peradilan Umum, Badan Peradilan Agama, Badan Peradilan Militer serta Badan Peradilan Tata Usaha Negara.

 

7. Kepolisian

Pernahkah kalian melihat orang pengendara yang ditilang oleh anggota kepolisian (POLANTAS)?

Hal tersebut sebenarnya menunjukkan proses pengendalian sosial yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisian yang bertugas mengendalikan perilaku masyarakat dengan tujuan agar dapat memelihara serta mewujudkan suatu ketertiban dan keamanan.

Kepolisian yang melakukan tilang / menegakkan peraturan tentunya sudah sesuai dengan pedoman yang resmi yang sesuai dengan undang-undang.

Pengendalian yang dilakuka anggota kepolisian tidak selalu bersifat represif, akan tetapi juga bersifat preventif.

 

8. Media Masa

Secara tidak langsung, media masa juga ikut serta berperan dalam pengendalian sosial. Upaya yang dilakukan media masa dalam pengendalian sosial dengan cara mengawasi seluruh kegiatan masyarakat dan pemerintahan yang berupa sajuan informasi.

Informasi akan disebarluaskan secara cepat berdasarkan fakta dan bukti yang ril yang ada di lapangan. Seseorang yang merasa melakukan penyimpangan sosial akan merasa malu ketika perilakunya disebarluaskan.

Tujuan pengendalian sosial dengan memalui media masa ini bertujuan agar publik dapat menilai dan melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah ataupun perilaku dari rakyat.

 

Untuk artikel tentang Lembaga Lembaga Pengendalian Sosial dalam Masyarakat ini semoga saja dapat bermanfaat dan membantu kalian mandapatkan informasi baru untuk teman-teman.

 

Sumber : https://www.ruangguru.co.id/

10 Pengertian Data Menurut Para Ahli Terlengkap

pengertian-data

pengertian-data

 

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak pernah lepas dari data, Semua yang ada di sekitar kita yang mempunyai bentuk seperti, gambar, suara, benda bisa di sebut data, Secara umum data di artikan sebagai bahan baku dalam sebuah informasi, Namun bagaimana dengan pendapat para ahli mengenai pengertian data itu sendiri, Berikut orangbejo.com Telah merangkumnya untuk anda, Pengertian Data di lihat dari kacamata Para Ahli.

 

Buat kamu yang suka belajar rumus rumus soal sebelum ujian, kami sarankan untuk mencoba mengakses situs rumus untuk latihan belajar disana

 

Pengertian Data Menurut Para Ahli

1 . Kristanto
Data merupakan suatu fakta mengenai objek dan dapat mengurangi derajat ke tidak pastian tentang hal keadaan atau kejadian.
 
2. Lia Kuswayatno
Data merupakan suatu kejadian yang benar-benar terjadi dalam kehidupan nyata.
3. Selamet Riyadi
Data merupakan sekumpulan informasi yang didapatkan dari pengamatan yang mana data dapat berupa angka-angka atau lambang.
 
4. Wahyu Supriyanto & Ahmad Muhsin
Data merupakan bahan baku dalam sebuah informasi, atau kelompok yang teratur dengan simbol-simbol yang mewakili kuantitas, fakta, tindakan, benda, & sebagainya.
5. Zulkifli A. M.
Menurut beliau, Data merupakan keterangan akan bukti mengenai sesuatu kenyataan yang masih mentah dan belum diolah.
 
6. Gordon B. Davis
Data merupakan bahan mentah bagi informasi, yang dirumuskan sebagai kelompok lambang-lambang tidak acak yang menunjukkan jumlah-jumlah, tindakan-tindakan, hal-hal, dan sebagainya. Data-data dibentuk dari lambang grafis, yakni seperti *, $, & ~. Data- data disusun untuk mengolah tujuan-tujuan menjadi susunan data, susunan kearsipan, & pusat data/landasan data.
 
7. Haer Thalib
Data merupakan sekumpulan fakta yang merupakan sebuah kejadian atau kenyataan.
8. Arikunto
Data merupakan fakta dan angka-angka yang dapat di jadikan bahan sebagai penyusun sebuah informasi.
 
9. Wikipedia
Data adalah catatan atas kumpulan fakta.  Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti “sesuatu yang diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra.
10. The Liang Gie
Data Merupakan Hal, peristiwa atau kenyataan lainnya apapun yang mengandung sesuatu pengetahuan untuk dijadikan dasar guna penyusunan keterangan, pembuatan kesimpulan/penerapan keputusan. Data ialah ibarat bahan mentah yang melalui pengolahan tertentu lalu menjadi keterangan (informasi).
Demikian artikel tentang 10 Pengertian Data Menurut Para Ahli Terlengkap, Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca situs ini, Terima kasih 🙂

Sejarah Kerajaan Majapahit

Sejarah Kerajaan Majapahit

Sejarah Kerajaan Majapahit

Sejarah Kerajaan Majapahit

Setelah Singhasari jatuh, berdirilah Kerajaan Majapahit yang berpusat di Jawa Timur, antara abad ke-14 – ke-15 M. Berdirinya kerajaan ini sebenarnya sudah direncanakan oleh Kertarajasa Jayawaddhana (Raden Wijaya). Ia mempunyai tugas untuk melanjutkan kemegahan Singhasari yang saat itu sudah hampir runtuh. Saat itu dengan dibantu oleh Arya Wiraraja seorang penguasa Madura, Raden Wijaya membuka hutan di wilayah yang disebut dalam kitab Pararaton sebagai hutannya orang Trik. Desa itu dinamai Majapahit, yang namanya diambil dari buah maja, dan rasa “pahit” dari buah tersebut. Ketika pasukan Mongol tiba, Raden Wijaya bersekutu degan paasukan Mongol untuk bertempur melawan Jayakatwang. Setelah berhasil menjatuhkan Jayakatwang, Raden Wijaya berbalik menyerang pasukan Mongol sehingga memaksa mereka menarik pulang kembali pasukannya.

Pemerintahan Raden Wijaya

Pada masa pemerintahan Raden Wijaya mengalami pemberontakan yyang dilakukan oleh sahabat-sahabatnya yang pernah mendukung perjuangan dalam mendirikan Majapahit. Setelah Raden Wijaya wafat, ia digantikan oleh putranya Jayanegara. Jayanegara dikenal sebagai raja yang kurang bijaksana dan lebih suka bersenang-senang. Kondisi itulah yang menyebabkan pembantu-pembantunya melakukan pemberontakan.

Di antara pemberontakan tersebut, yang dianggap paling berbahaya adalah pemberontak Kuti. Pada saat itu, pasukan Kuti berhasil menduduki ibu kota negara. Jayanegara terpaksa menyingkir ke Desa Badander di bawah perlindungan pasukan Bhayangkara pimpinan Gajah Mada. Gajah Mada kemudian menyusun startegi dan berhasil menghancurkan pasukan Kuti. Atas jasa-jasanya, Gajah Mada diangkat sebagai Patih Kahuripan (1319-1321) dan Patih Kediri (1322-1330).

Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit penuh dengan intrik politik dari dalam kerajaan itu sendiri. Kondisi yang sama juga terjadi menjelang keruntuhan Majapahit. Masa pemerintahan Tribhuwanattunggadewi Jayawisnuwarddani adalah pembentuk kemegahan kerajaan. Tribhuwana berkuasa di Majapahit sampai kematian ibunya pada tahun 1350. Ia diteruskan oleh putranya, Hayam Wuruk. Pada masa Hayam Wuruk itulah Majapahit berada di puncak kejayaan. Hayam Wuruk disebut juga Rajasanegara. Ia memerintah Majapahit dari tahun 1350 hingga 1389.

Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mad

Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada, Majapahit mencapai Zaman keemasan. Wilayah kekuasaan Majapahit sangat luas, bahkan melebihi luas wilayah Republik Indonesia sekarang. Oleh karna itu, Muhammad yamin menyebut Majapahit dengan sebutan negara nasional kedua di Indonesia. Seluruh kepulauan di Indoneisa berada dibawah kekuasaan Majapahit. hal ini memang tidak dapat dilepaskan dan kegigihan Gajah Mada.

Sumpah Palapa, ternyata benar-benar dilaksanakan. Dalam melaksanakan cita-citanya, Gajah Mada didukung oleh beberapa tokoh, misalnya Adityawarman dan Laksamana Nala. Di bawah pimpinan Laksamana nala Majapahit membentuk angkatan laut yang sangat kaut. Tugas utamanya adalah mengawasi seluruh perairan yang ada di Nusantara. Di bawah pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit mengalami kemajuan di berbagai bidang.

Menurut Kakawin Nagarakertagama puluh XIII-XV, daerah kekuasaan Majapahit meliputi Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Nusatenggara, Maluku, Papua, Tumasik (Singapura) dan sebagaian kepulauan Pilipina. Majapahit juga memiliki hubungan dengan Cempaka, Kamboja, Siam, Birma bagian selatan, dan Vietnam, dan bahkan mengirim duta-dutanya ke Tiongkok.